Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, setuju untuk menjadi pengacara Jokowi - Ma'ruf Amin dalam pemilihan presiden 2019. Ia memberikan alasan ihwal sikapnya yang akhirnya bersedia ditunjuk sebagai pengacara Jokowi - Ma’ruf pada Senin, 5 November 2018.

Foto: Tempo (Subekti, Imam Sukamto, Prima Mulia, Amston Probel)
Editor: Ryan Maulana