Calon presiden inkumben, Joko Widodo atau Jokowi, mengatakan bahwa orang yang tidak senang dan benci dirinya tidak akan mengerti tujuannya membangun jalan tol. Hal itu dikatakan Jokowi Jokowi dalam silaturahmi paguyuban pengusaha Jawa Tengah di Semarang Town Square, Sabtu, 2 Februari 2019.
Jokowi mengatakan, ia memang fokus terlebih dulu di sektor infrastruktur, lalu sektor pengembangan sumber daya manusia. Setelah puluhan tahun sejak dimulainya pembangunan jalan tol, Indonesia baru membangun sepanjang 780 kilometer sampai 2014. Panjang jalan tol bertambah 782 kilometer dalam empat tahun kepemimpinan Joko Widodo.

Jokowi memperkirakan, panjang jalan tol yang dibangun selama periode pemerintahannya akan mencapai 1.854 pada akhir tahun ini.

Menurut Jokowi, jika semua jalan tol sudah terbangun, seperti Trans Jawa danTrans Sumatera, kecepatan distribusi barang dan mobilitas orang di Indonesia bisa bersaing dengan negara lain. Ia meyakini bahwa negara yang cepat bisa memenangkan kompetisi dengan negara lain.

Stok Foto: ANTARA FOTO (Ampelsa, Zabur Kanuru,
Wahyu Putro, Syaiful Arif)
Sumber Narasi: Friski Riana/Tulus Wijanarko
Editor: Ngarto Februana