Mahasiswi sejarah Ninja di Mie University Jepang mendapat nilai tertinggi setelah menyerahkan selembar kertas 'kosong' begitu dosennya menyadari esainya ditulis dengan tinta tak terlihat. 

Eimi Haga, di tahun pertamanya belajar sejarah ninja, mengerjakan tugas dengan teknik yang digunakan Ninja, yakni aburidashi yang menggunakan tinta yang terbuat dari kedelai yang tidak segera muncul di atas kertas.

Ninja adalah agen rahasia dan pembunuh di Jepang abad pertengahan, yang dikenal dengan teknik perang mereka yang tidak lazim.

Haga perlu merendam kedelai semalaman dan kemudian menghancurkannya, menurut BBC. Berikutnya adalah mencampur ekstrak kedelai dengan air, perlu dua jam lagi untuk mencapai konsentrasi yang tepat - sebelum menulis esainya dengan sikat halus pada 'washi' (kertas Jepang tipis).

Profesor Yuji Yamada, seorang peneliti terkemuka sejarah ninja, mengatakan bahwa kata-kata itu muncul ketika profesornya memanaskan kertas di atas kompor gasnya.Yamada juga tidak ragu untuk memberikan nilai A+ kepada Eimi Haga untuk laporan tersebut.

Sumber Footages/Video/Foto: Mie University, Top Documentary Films, Instagram @thewomenjournal, Eureka Alert via Dailymail
Narasi: Dailymail
Editor: Ngarto Februana