TEMPO.CO, Amerika Serikat : Menjadi relawan pemilu di saat ramadan bukanlah beban bagi para mahasiswa indonesia di washington DC ini sebaliknya kesibukan mereka membantu melupakan lapar dan dahaga.Tingginya manfaat menjadi tujuan utama khususnya bagi yang berada di ibukota amerika untuk magang. Panitia yang non musim juga belajar menyesuaikan diri.Saat ini mereka sibuk mempersiapkan berbagai keperluan pemilu yang akan dilaksanakan pada hari sabtu nanti, termasuk secara bergantian membuat bros pemilu. Kok Cai yang mengusulkan pembuatan bros menjelaskan darimana ia mendapatkan ide dasarnya. Menurut Kok Cai harga bros pun tidak mahal. Panitia hanya menyiapkan bros untuk warga indonesia yang mencoblos di TPS tanggal 5 Juli.Courtesy : Youtube/VOAIndonesiaRYAN MAULANA