Patung perunggu itu didirikan pada 1876 silam untuk menghormati jasa Abraham Lincoln dalam Proklamasi Emansipasi. Patung itu menunjukkan Lincoln yang berdiri di atas seseorang pria yang dibebaskan dari perbudakan, yang berlutut sembari memandang ke atas.

Kata "Emansipasi" Emancipation terukir di bawah keduanya.

Negara-negara bagian dan kota-kota di AS mulai menurunkan patung sejumlah tokoh Konfederasi di tengah aksi unjuk rasa nasional menentang tindakan brutal polisi dan rasisme yang dipicu oleh kematian George Floyd.

Sejak kematian warga keturunan Afrika George Floyd oleh polisi Minneapolis, unjuk rasa merebak di AS.

Presiden Trump pada Selasa (23/6) memperingatkan bahwa para pengunjuk rasa yang merusak patung-patung itu dapat dituntut hukuman penjara hingga 10 tahun.

Video: Xinhua News
Editor: Ngarto Februana