TEMPO.CO, Jakarta : Di tengah kesibukannya, Melanie Subono diam-diam ikut 'bersuara' setiap kali melihat penderitaan para buruh migran. Selama ini Mel sapaan putri sulung promotor musik Adri Subono ini hanya bersuara lewat media sosial. Mel rupanya miris dengan fakta ada ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terancam hukuman mati di sejumlah negara, seperti Arab Saudi, China, Hong Kong dan Malaysia. Kesempatan Mel mengikuti setiap perkembangan buruh migran itu semakin besar saat Migrant Care dan WalkFree menunjuk dirinya sebagai 'Ambassador Antiperbudakan'. Begitu menjadi duta antiperbudakan, gerakan Mel akan lebih luas dan besar. Tidak hanya lewat 'suaranya' didunia maya, perempuan bertato kelahiran Jerman, 20 Oktober 1976 ini juga bergerak memperjuangkan hak-hak buruh migran. Video Journalist : DWI OKTAVIANE