Iran pada hari Jumat menunjukkan pesawat tempur buatan sendiri yang dikatakan memiliki jangkauan 2.000 km (1.250 mil). Drone itu dinamakan "Gaza" untuk menghormati perjuangan Palestina melawan Israel, media pemerintah melaporkan.

Pengawal Revolusi mengatakan drone baru itu mampu terbang selama 35 jam dan membawa 13 bom dan 500 kg (1.100 lbs) peralatan elektronik, kantor berita IRNA melaporkan.

Kepala Pengawal Revolusi, Mayor Jenderal Hossein Salami, mengatakan pesawat tak berawak baru itu diberi nama "Gaza" untuk menghormati "orang-orang di negeri itu yang berdiri hari ini melawan invasi dan agresi Zionis Israel, situs web IRGC melaporkan.

Menurut Sepah News, Salami juga meluncurkan sistem radar baru bernama "Quds" (Yerusalem) yang dapat "mendeteksi pesawat siluman dalam radius 500 kilometer (310 mil) dan dengan cepat disiapkan dan dipindahkan."

Sumber Video: PressTV/Twitter
Sumber Narasi: Reuters
Editor: Ngarto Februana