Ketua Program Studi Sarjana Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM Mada Sukmajati mengusulkan perubahan pada sistem pemilihan presiden atau pilpres 2024.

“Perlu dipertimbangkan untuk mengubah sistem pemilu presiden dari dua putaran menjadi first past the post, seperti Pilkada serentak 2015,” kata Mada dalam webinar yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa, 14 September 2021.

Dilansir dari Desain Sistem Pemilu: Buku Panduan Baru Internasional IDEA, sistem first past the post (FPTP) adalah bentuk paling sederhana sistem pemilu pluralitas. Kandidat yang menang adalah yang mendapat suara lebih banyak dari kandidat lain, sekalipun itu bukan sebuah mayoritas absolut suara yang sah.

Adapun sistem pilpres di Indonesia saat ini menggunakan two round system (TRS) atau dua putaran. Pemilihan putaran kedua diselenggarakan jika tidak ada kandidat atau partai yang mencapai tingkat suara tertentu.

Jika pilpres tetap diadakan dua putaran dan terjadi putaran kedua, Mada memandang dimensi keserentakkan menjadi tidak ada.

Video: Friski Riana
Editor: Ridian Eka Saputra