Pengunjung Paris akan terkejut melihat monumen ikonik Arc de Triomphe yang diselimuti kain 2.500 meter persegi dengan tali sepanjang 3 kilometer, sebuah penghargaan untuk pasangan artis suami-istri Christo dan Jeanne-Claude. Instalasi, yang dikenal sebagai "L'Arc de Triomphe, Wrapped" dalam bahasa Inggris, diresmikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Kamis, dan akan tetap di tempat selama 16 hari hingga 3 Oktober.

Proyek ini merupakan kreasi anumerta pertama dari Christo dan Jeanne-Claude, yang masing-masing telah meninggal pada tahun 2020 dan pada tahun 2009.

Christo tinggal di dekat Arc de Triomphe di Paris pada awal 1960-an dan terinspirasi oleh lingkungannya karena menutupi struktur besar atau memasang karya seni besar adalah fitur menonjol dari karya Christo dan Jeanne-Claude. Mereka sebelumnya membungkus jembatan tertua di Paris pada 1980-an dan gedung parlemen Jerman, Reichstag, di Berlin pada 1995, dan mendirikan mastaba raksasa, yang meniru makam Mesir Kuno, di London tiga tahun lalu.

Setiap kali Christo dan Jeanne-Claude memasang salah satu karya besar mereka, mereka selalu menyatakan bahwa pekerjaan itu harus bebas untuk dikunjungi dan bahwa akses publik ke monumen atau bangunan asli harus terus berlanjut. Instalasi ini tidak hanya menarik perhatian pecinta seni tetapi juga pejalan kaki untuk mengambil foto dan mengekspresikan rasa ingin tahu mereka atas inspirasi para seniman.

Video: CCTV+

Editor: Dwi Oktaviane