Ilmuwan Kuba mengembangkan vaksin COVID-19 spesifik yang dapat secara efektif melawan varian Omicron yang baru terdeteksi. Kuba memperhatikan dengan cermat laporan tentang varian Omicron, menyoroti bahwa para ilmuwan Kuba sedang mengerjakan vaksin khusus untuk melawan varian tersebut.

Situasi epidemi di Kuba telah berkurang secara signifikan selama periode terakhir, dengan jumlah kasus dan kematian yang baru dikonfirmasi menurun tajam. Saat ini, lebih dari 9,21 juta orang, atau 82,4 persen dari populasi negara itu, telah divaksinasi penuh terhadap COVID-19.

Untuk mencegah penularan Omicron dari pelancong yang masuk, Kuba akan meminta pelancong dari beberapa negara seperti Afrika Selatan, Lesotho dan Botswana untuk menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19 dan hasil tes asam nukleat negatif yang dilakukan dalam waktu 72 jam sejak Sabtu. Para pelancong perlu menjalani tes asam nukleat lagi pada saat kedatangan, dan kemudian dikarantina.

Video: CCTV+

Editor: Dwi Oktaviane


Selengkapnya