TEMPO.CO, Kebumen : Maraknya perburuan batu mulia yang tersebar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Luk Ulo, dapat mengancam kelestarian lingkungan dan merusak situs batuan purba di wilayah Karangsambung. Batuan berumur 150 juta tahun itu merupakan batuan pembentuk alas pulau Jawa.Staf LIPI Karangsambung, Haris Supriyanto mengatakan, LIPI menghimbau agar warga Kebumen menjual batu akik yang telah jadi daripada bahan baku untuk menghindari kerusakan yang lebih besar.Akibat maraknya perburuan akik, batuan jenis Filit yang terbentuk 30-60 juta tahun lalu di Kawasan Konservasi Kebumian Karangsambung Kebumen terancam hilang. Selain itu, batuan yang dijadikan bahan penelitian lapangan mahasiswa geologi dari seluruh Indonesia itu, perlahan tapi pasti mulai tergerus erosi akibat maraknya penambangan pasir di hulu Sungai Luk Ulo.Jurnalis Video : Aris AndriantoEditor : Ryan MaulanaNarator : Dwi Oktaviane