Banjir Pakistan Disebut Malapetaka Iklim, Lebih dari 1.100 Jiwa Tewas

Videografer

Reuters

Editor

Ryan Maulana

Kamis, 1 September 2022 17:00 WIB


Banjir mahadahsyat yang telah menewaskan lebih dari 1.100 orang di Pakistan adalah sebuah malapetaka iklim yang membutuhkan respons internasional yang kuat. "Pakistan kini sedang menderita," kata Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan dalam video pernyataannya, Selasa 30 Agustus 2022.

Menurut Guterres, Pakistan menghadapi hujan monsun yang ekstrem--yang berdampak ke periode hujan dan banjir yang tak kunjung putus sejak Juni lalu. PBB menyerukan pengumpulan dana $160 juta, atau sekitar Rp 2,4 triliun, dari dunia internasional untuk membantu 33 juta warga Pakistan yang terdampak bencana tersebut.

Foto: Reuters
Video Editor: Ryan Maulana