TEMPO.CO, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta berencana membongkar kawasan Kalijodo, Jakarta Utara. Saat ini Pemprov DKI bekerja sama dengan Polri dan TNI, berkoordinasi untuk mencari oknum yang membekingi kawasan lokalisasi tersebut. Ahok mengatakan bahwa Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya sudah siap untuk mendukung rencana proses pembongkaran lokalisasi Kalijodo. Pemprov DKI tinggal melayangkan surat peringatan kepada warga jika wali kota setempat gagal untuk menempuh jalur kekeluargaan. Jika tidak berani melayangkan surat peringatan, Ahok akan mengganti wali kota setempat. Menurut dia, jika terjadi bentrokan pada saat pembongkaran kawasan lokalisasi tersebut, aparat keamanan mempunyai protap untuk menindak para warga yang melakukan aksi anarkisme. Selain tempat lokalisasi, Kalijodo diketahui juga sebagai tempat berjudi yang juga dibekingi oleh beberapa oknum.Jurnalis Video/Editor: Ridian Eka Saputra