TEMPO.CO, Jakarta: Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti mengatakan akan menindak tegas para sopir taksi yang bertindak anarkistis dalam aksi unjuk rasa menolak keberadaan taksi online. Badrodin telah meminta kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Moechgiyarto untuk menindak secara hukum para pendemo yang anarkistis. Selain itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga meminta kepada Menteri Perhubungan untuk menghubungi para pemilik usaha taksi agar menarik seluruh sopirnya dari aksi unjuk rasa yang berjalan anarkistis. Jika tidak, perusahaan tersebut akan dicabut izin usahanya. Ribuan sopir taksi Selasa siang melakukan aksi unjuk rasa untuk menolak kehadiran taksi online. Menurut mereka, keberadaan taksi online dinilai tidak memenuhi berbagai regulasi yang ada. Sempat terjadi kericuhan dan aksi anarkistis di beberapa titik di Jakarta.Jurnalis Video/Editor/Narator: Ridian Eka Saputra