TEMPO.CO, Jakarta:Toleransi mewarnai kehidupan Desa Adat Tuka, Bali, yang mayoritas beragama Katolik. Warga yang berbeda agama saling membantu ketika merayakan Natal, Galungan, ataupun Kuningan. Setiap Desember, warga Hindu membuat pepenjoran untuk hiasan di gereja Katolik. Sedangkan para ibu membuat gegebogan, susunan buah-buahan dan kue. Mereka juga saling mengantarkan makanan ketika salah satu memperingati hari raya.Produser: Sadika HamidEditor: Andy