TEMPO.CO, Jakarta: SEPEKAN setelah dilantik menjadi Asisten Bidang Sumber Daya Manusia Kepala Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto mengambil sumpah penyeleksi pendidikan perwira menengah dan calon polisi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Korps Bhayangkara, mereka diminta mengucapkan ikrar tak berbuat korupsi, kolusi, dan nepotisme. Arief menjalankan mekanisme serupa di setiap rekrutmen dan seleksi di Polri.Seusai diangkat, Arief menerima pesan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan juga pesan Presiden Joko Widodo untuk melakukan reformasi Polri. Menurutnya reformasi polri dimulai dari sistem penerimaannya. Menghilangkan praktik-praktik koruptif, jual beli jabatan dan rekruitment yang bersih.Tim Majalah TEMPOVideo: Maria FransiscaEditor: Ridian Eka saputra