TEMPO.CO, Bandung: Lebih dari 2.000 pengemudi transportasi berbasis online menggeruduk area sekitar Gedung Sate Bandung untuk melakukan aksi damai terkait ketidak jelasannya sikap pemerintah dalam menangani regulasi transportasi online yang berbuntut pada maraknya aksi premanisme dan intimidasi terhadap para pengemudi baik ojek maupun taksi online.

 

Sejumlah perwakilan dari Jabodetabek ikut hadir sebagai bentuk dukungan. Massa aksi memadati sebagian Jalan Diponegoro, Lapang Gasibu, dan halaman depan Gedung Sate. Mereka menunggu hingga perwakilan dari berbagai organisasi diver online yang ada di Bandung Raya selesai beraudiensi dengan pemerintah.

 

Ahmad Sunandar, Koordinator Wilayah Barat Himpunan Driver Bandung Raya berharap pemerintah bisa menetapkan regulasi transportasi berbasis online agar mereka bisa bekerja dengan aman dan damai tanpa khawatir ada intimidasi atau ancaman dari oknum-oknum pengemudi transportasi umum konvensional lainnya.

 

 

 

Jurnalis Video: Prima Mulia

Editor/Narator: Ridian Eka Saputra