TEMPO.CO, Bandung - Hari ketiga musim hujan yang merata di seluruh wilayah Bandung membuat Sungai Citarum terus meluap dan membanjiri ribuan rumah di kawasan Bandung Selatan. Sejumlah desa dan permukiman di sedikitnya lima kecamatan tergenang banjir. Sejumlah titik di ruas jalan provinsi di Dayeuhkolot dan Baleendah terputus. Banjir ini membuat lalu lintas tersendat. 

Warga di permukiman yang berada di daerah aliras Sungai Citarum harus berkali-kali naik turun perahu untuk beraktivitas atau naik delman karena jalan raya tak bisa dilalui kendaraan bermotor. Warga dari kampung ke kampung harus dua atau tiga kali naik perahu dengan ongkos Rp 3.000 sampai Rp 5.000 sekali naik sampai ke jalan raya utama. Dari jalan raya bisa digunakan mobil angkutan umum atau delman jika jalan raya terendam banjir lebih dari satu meter. Di perkampungan sendiri ketinggian banjir mulai dari 30 sentimeter sampai hampir dua meter. Kondisi ini diperkirakan akan memburuk karena hujan lebat yang merata setiap hari mengguyur Bandung.

Jurnalis Video: Prima Mulia
Editor: Farah Chairunniza