TEMPO.CO, Jakarta : Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan pemeriksaan kinerja terhadap Program Swasembada Daging Sapi (PSDS) tahun 2010 hingga 2012. Pada pemeriksaan yang dilakukan sejak Agustus hingga Oktober 2011, BPK menemukan adanya tindakan yang kurang sigap dari Kementerian Pertanian dalam mengatur tata niaga pasokan daging. Hal inilah yang mengganggu keberlanjutan swasembada daging.Pemotongan sapi betina produktif dan ketidakefektifan bantuan sosial untuk mencetak program pembibitan sapi potong, hanya beberapa di antaranya. Ada juga rekomendasi untuk memidanakan importir daging nakal dan pengurangan kuota impor daging supayatak memancing aksi suap dan korupsi.Menilik fenomena ini, masihkah ada harapan Indonesia mampu ber-swasembada daging dan sapi untuk memenuhi kebutuhan nasional? Bagaimana kesiapan pemerintah menujuke arah sana?Saksikan selengkapnya program Cover Tempo hanya di Aora TV saluran 918, setiap hari Selasa pukul 22.00 WIB.