Jumat, 19 Oktober 2018

Para peneliti di laboratorium di luar Riyadh memimpin rencana kerajaan Arab Saudi untuk menjadi pemimpin dunia dalam energi matahari. Arab Saudi memiliki rencana baru untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia.

Putra Mahkota, Muhammad bin Salman, menandatangani perjanjian dengan Softbank Jepang untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya yang mampu menghasilkan 200 gigawatt atau sekitar separuh total output tenaga surya dunia saat ini.

Proyek ini akan menelan biaya hingga 200 miliar dolar. Hal yang menguntungkan adalah lokasi geografis Arab Saudi yang sangat dekat dengan Eropa, Eropa adalah permintaan energi tertinggi dan kita dapat mengekspornya melalui jaringan listrik internasional sehingga itu menjadi peluang Arab Saudi.

 

Video: Reuters
Editor: Ridian Eka Saputra