Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Novel Baswedan, menuntut agar teror terhadap pegawai KPK diproses secara hukum. Hal itu ia ungkapkan di kantornya, Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

Dua orang tak dikenal menyiram wajah Novel dengan air keras di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April lalu. Akibatnya, mata kiri Novel hampir buta. Selang 500 hari setelah kejadian itu, polisi belum berhasil menangkap pelaku. Novel meminta Presiden Joko Widodo mau membantu mengungkap kasus tersebut. Dia juga mendesak pimpinan KPK menempuh jalur hukum untuk menuntaskan teror yang dialami pegawainya.

 

Video: Rosseno Aji
Editor: Dwi Oktaviane