Enam aktivis lingkungan Greenpeace ditangkap setelah mereka naik tanker yang membawa minyak sawit pada Ahad, 17 November, sebagai protes terhadap perdagangan dan perusakan hutan.

Para aktivis, yang menaiki kapal di lepas pantai Spanyol, ditahan oleh kapten tanker Stolt Tenacity yang membawa minyak sawit mentah untuk Wilmar International Singapura, pengolah minyak sawit terbesar di dunia.

Greenpeace menuduh Wilmar memiliki kaitan dengan deforestasi terkait minyak kelapa sawit.

Juru bicara Greenpeace, Hannah Martin, mendesak perusahaan seperti Mondelez yang dipasok oleh Wilmar, untuk menghentikan perdagangan dengan perusahaan itu sampai mereka membuktikan bahwa minyak sawit mereka tidak "tercemar dengan perusakan hutan hujan dan pelanggaran hak asasi manusia".

Dalam sebuah pernyataan pekan lalu, Mondelez menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa mereka baru-baru ini mencabut pemasok yang tidak memenuhi komitmennya untuk mengambil minyak sawit secara lestari dan memberantas deforestasi.

Video: Greenpeace News Access
Narasi: Reuters
Editor: Ngarto Februana