Tangis terdakwa kasus pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo, pecah saat akan meniup lilin ulang tahun anaknya, Shafeeya Ahmad yang ke-8. Momen itu terjadi saat jeda sidang lanjutan di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 26 Februari 2019.

Ahmad Dhani menjalani sidang lanjutan di PN Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 26 Februari 2019, dalam kasus pencemaran nama baik. Hari itu bersamaan dengan ulang tahun anaknya, Shafeeya Ahmad, yang ke-8. Polisi melarang Dhani meniup lilin.

Awalnya, saat sidang akan dimulai dengan agenda mendengarkan keterangan empat saksi, Dhani mengatakan bahwa ia dilarang polisi meniup lilin. Sidang pun dimulai. Saat baru dua saksi memberi keterangan, ketua majelis hakim Anton Widyopramono, menskors sidang karena masuk waktu salat asar.
Seorang pendukung Ahmad Dhani tiba-tiba menyeruak masuk ruang sidang sambil membawa kue tart kecil dan lilin menyala. Dhani menerima dengan mata berkaca-kaca.

Polisi sempat melarang Dhani meniup lilin di ruang sidang. Namun penasihat hukumnya, Aldwin Rahardian, ngotot bahwa kliennya punya hak.

Tiba-tiba tangisnya pecah. Ia segera dikawal pendukungnya ke luar ruang sidang diiringi nyanyian selamat ulang tahun.

Jurnalis Video: Kukuh S. Wibowo
Editor: Ngarto Februana