NU Usul Sebutan Kafir di Indonesia Dihapus

Videografer

Tempo.co

Editor

Ryan Maulana

Jumat, 1 Maret 2019 10:30 WIB


Sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah, Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU), mengusulkan agar NU tidak menggunakan sebutan kafir untuk warga negara Indonesia yang tidak memeluk agama Islam. Pimpinan sidang, Abdul Moqsith Ghazali di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis, 28 Februari 2019, mengatakan para kiai berpandangan penyebutan kafir dapat menyakiti para nonmuslim di Indonesia.

Foto: Antara, Tempo/ M Taufan Rengganis, PBNU
Editor: Ryan Maulana