Data Perekam Suara Cockpit (CVR) dari Ethiopian Airlines Flight 302 yang gagal telah berhasil diunduh untuk analisis dalam penyelidikan. Demikian kata Biro Investigasi dan Analisis Prancis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil, atau BEA, baru-baru ini.

Pesawat Boeing 737 MAX 8, menuju Nairobi, Kenya, jatuh tak lama setelah lepas landas dari ibu kota Ethiopia Addis Ababa pada 10 Maret, menewaskan 157 orang di dalamnya, termasuk delapan awak pesawat.

Kotak hitam atau CVR dan Flight Data Recorder (FDR) pesawat itu ditemukan pada 11 Maret, lalu dikirim ke Prancis atas permintaan Ethiopia.

BEA mengatakan mereka telah mengirim dokumen suara yang diunduh ke penyelidik Ethiopia.
Kata Menteri Transportasi Ethiopia Siraj Fegessa, semua berusaha sebaik mungkin untuk membuat penilaian yang akurat atas kecelakaan itu, tetapi mungkin butuh waktu lama.

Video/Narasi: China Central Television Network (CCTV)/CGTN
Editor: Ngarto Februana