TEMPO.CO, Jakarta: Franc Grom, seniman Slovenia membuat karya unggulan berbentuk layaknya renda yang meliuk-liuk. Cangkang telur Paskah tersebut dibor sangat lembut dengan alat presisi, menciptakan telur Paskah yang indah.Pensiunan insinyur berusia 74 tahun dari Stara Vrhnika (VRINK'HA) di Slovakia Tengah itu merancang suatu tehnik yang digunakan untuk mengebor lebih dari 2000 lubang di sebuah telor angsa.Grom yang telah membuat hiasan terlur selama 20 tahun itu mengatakan, tantangan terbesar mengebor telur adalah menghindari retak, karena jarak lubang-lubang lembut itu berukuran milimeter.Namun, dia telah memecahkan rekor dengan lebih dari 24.000 lubang pada satu telur, suatu testamen untuk ketelitian dan kesabarannya.Grom mengatakan dia diilhami oleh pola renda Slovenia tradisional, lalu dia membuat alat yang biasanya untuk mengukir kaca dengan beberapa bagian diambil dari peralatan dokter gigi.Grom tidak menggunakan warna ataupun bahan kimia "variasi warna yang terlihat pada telur-telur itu diperoleh murni dari penggosokan dengan hati-hati.Meski Grom menyimpan banyak koleksi telur-telur favoritnya, dia juga menjual sebagai suvenir dan mengerjakan pesanan untuk peristiwa khusus.Telur-telurnya, yang dihargai sesuai dengan kerumitannya, dijual 100 euro per 1.000 lubang, semua disertai sertifikat keaslian, dan telah diekspor ke pelanggan di seluruh dunia.courtesy : youtube/NTDTVEditor : DWI OKTAVIANE