Kekerasan di bagian timur laut ibu kota India, New Delhi, sebagian besar sudah berlangsung hingga Rabu, dengan ketertiban umum secara bertahap dimulai kembali. Bentrokan antara kelompok Amandemen Undang-Undang Amandemen (CAA) pro dan anti Kewarganegaraan pecah pada hari Minggu. Menurut data resmi, setidaknya 20 orang telah tewas dan lebih dari 200 lainnya terluka pada hari Rabu dalam kekerasan.

Toko-toko di daerah itu tetap ditutup karena jam malam, tetapi akses pejalan kaki tidak terpengaruh oleh polisi dan paramiliter yang menjaga pintu masuk utama. Selain itu, layanan bus telah dimulai kembali sebagai bagian dari pemulihan ketertiban umum.

 

Video/naskah: China Central Television (CCTV)

Editor: Dwi Oktaviane