Kamis, 16 Agustus 2018

TEMPO.CO, Jakarta: Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor Reklamasi atau Gempar siang tadi, Senin, 13 Februari 2017, kembali datang ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sebulan yang lalu, Gempar datang ke KPK untuk melakukan pelaporan dan demonstrasi guna mengusut tuntas kasus korupsi Teluk Jakarta. Menurut koordinator lapangan Gempar, Yonpi, KPK bekerja lamban. Bahkan, pihaknya menaruh curiga terhadap KPK, yang diduga akan menghentikan kasus reklamasi hanya sampai Sanusi dan Ariesman Widjaja. Karena itu, Gempar mendesak KPK agar, pertama KPK segera menuntaskan pengusutan dugaan korupsi reklamasi Teluk Jakarta. kedua, KPK segera menangkap dan mengadili Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Aguan, dan Sunny atas dugaan terlibat dalam kasus korupsi Teluk Jakarta.Jurnalis Video: Maria FransiscaEditor: Ngarto Februana