TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah Ketua DPD Partai Golkar menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membahas situasi Partai Golkar dan pencalonan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Koordinator Bidang Perekonomian DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto disebut-sebut akan maju untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar pasca Setya Novanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi proyek e-KTP.

Sebelum bertemu dengan Jusuf Kalla, Airlangga Hartarto terlebih dahulu menemui Presiden Joko Widodo. Usai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian mengatakan bahwa pertemuannya dengan JK adalah untuk menjelaskan situasi internal Partai Golkar.

Menurut Airlangga, Presiden Jokowi sudah memberikan izin kepada dirinya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Selain bertemu dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Airlangga juga menyebutkan bahwa Dewan Pembinan Partai Golkar, Aburizal Bakrie juga sudah menyetujui untuk menggelar munaslub pada bulan desember mendatang.

Airlangga juga mengatakan bahwa konsolidasi untuk menggelar munaslub Partai Golkar telah didukung oleh hampir seluruh DPD Tingkat 1 Partai Golkar sehingga saat ini syarat administratif untuk menggelar munaslub sudah terpenuhi. Airlangga sendiri sudah mendapatkan dukungan dari 31 DPD Tingkat 1 Partai Golkar untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

 

 

 

 

 Jurnalis Video: Istman MP

EDitor/Narator: Ridian Eka Saputra