Senin, 19 November 2018

Lebih dari 200 kuburan massal telah ditemukan di Irak, di daerah yang sebelumnya dikuasai oleh kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS, demikian menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa, 6 November.

Kuburan berisi tulang belulang ribuan orang, diyakini sebagai korban kelompok militan ISIS, yang menyerbu wilayah itu pada Juni dan Desember 2014.

Korban tewas termasuk wanita, anak-anak, orang tua dan kaum difabel serta anggota pasukan bersenjata dan polisi Irak, menurut laporan AS.

PBB sebelumnya mengatakan bahwa hampir 33.000 warga sipil tewas oleh kelompok itu di Irak, lebih dari 55.000 orang terluka.

Situs kuburan terkonsentrasi di empat provinsi - Ninewa, Kiruk, Salah al-Din dan Anbar - di bagian utara dan barat negara itu, dekat perbatasan dengan Suriah.

Video/Narasi: Reuters
Editor: Ngarto Februana