Polisi menangkap setidaknya 200 pengunjuk rasa dalam sebuah protes pada Selasa malam, menurut Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD).

Sejauh ini, jumlah penangkapan telah lebih rendah dari pada hari Senin, menurut NYPD. Dilaporkan bahwa selama protes di New York City pada Senin malam polisi menangkap sekitar 700 pengunjuk rasa.

Menurut polisi setempat, beberapa jam setelah jam malam diberlakukan pada Selasa malam, beberapa pengunjuk rasa terus berdemo di Manhattan, Brooklyn dan bagian lain dari Kota New York. Bentrokan terjadi dan lebih dari 200 orang ditangkap sementara polisi membujuk dan mengevakuasi pengunjuk rasa untuk membubarkan diri.

Selama protes pada Senin malam, ada konflik sengit antara petugas penegak hukum dan pengunjuk rasa di New York City, sementara beberapa pemrotes yang marah merusak banyak fasilitas dan toko di daerah tersebut.

Jam malam malam di New York City pada hari Selasa ditingkatkan dari pukul 23:00 sampai 20:00 dan berlangsung hingga pukul 5:00 hari berikutnya untuk menghentikan tindakan yang muncul dari protes atas kematian warga Afrika-Amerika George Floyd.

George Floyd, warga kulit hitam, tewas setelah lehernya ditindih polisi Minneapolis, yang memicu kemarahan.

Video/Narasi: China Central Television (CCTV+)
Editor: Ngarto Februana