Selain kampanye, pemungutan dan penghitungan suara dikhawatirkan akan menjadi momen penularan Covid-19 dalam pemilihan kepala daerah 2020. Untuk menghindar dari itu, KPU bersama pemerintah akan menggunakan teknologi e-rekap, atau rekap elektronik, dalam penghitungan suara nanti. Selain lebih aman karena pertemuan fisik antar petugas akan sangat minim, proses penghitungan juga akan lebih efisien dan cepat.

Meski demikian, mengingat ini akan menjadi yang pertama, banyak juga kekhawatiran dan sangsi. Apakah ini akan berjalan lancar dan apakah akan aman dalam pengertian tidak bisa diutak-atik oleh pihak yang tidak bertanggungjawab? Lalu sudah sejauh mana kesiapan KPU dan pemerintah?