TEMPO.CO, Cilegon: Balai Karantina Kelas II Cilegon, Banten, kamis siang, 30 Maret 2017 memusnahkan 2,8 ton daging celeng, asal Sumatera yang rencanananya akan dikirim ke wilayah Tangerang, Banten.2,8 Ton daging babi hutan atau daging celeng yang dimusnahkan ini merupakan hasil tangkapan pihak karantina dan kepolisian Pelabuhan Merak pada akhir tahun 2016 lalu.Ribuan kilogram daging celeng ini diamankan karena tidak dilengkapi dokumen yang sah dari daerah asal, dan dikhawatirkan rentan membawa bibit penyakit.Diduga ribuan kilogram daging celeng ini akan dimanfaatkan oleh pedagang nakal untuk dioplos dengan daging lain. Selain memusnahkan daging celeng, pihak karantina juga memusnahkan gulma biji gandum dari Australia sekitar 700 kiloGram karena tidak memiliki dokumen resmi.Pihak karantina belum bisa mengamankan pemilik dan pemesan daging tersebut. Sementara itu, sopir truk yang membawa daging celeng telah dijatuhi hukuman selama tiga bulan penjara dan denda Rp 1 juta. Jurnalis Video: Darma WijayaEditor: Ngarto Februana